SHORT COURSE PENGOLAHAN GEPLAK JAHE


        Pelatihan pengolahan Geplak Jahe merupakan salah satu alternatif kegiatan yang menggali potensi warisan nenek moyang yang hampir ratusan tahunan tidak turut meramaikan pasar di era milenial sekarang ini. Kegiatan short course sebagai upaya menghidupkan kembali makanan tradisional daerah Kabupaten Sragen dalam bentuk yang berbeda dan tampilan yang kekinian dengan tidak merubah ciri khas rempah nan manis yang dikombinasikan kelapa, jahe dan gula jawa.

      Kegiatan Short course Pengolahan Geplak Jahe telah dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen pada hari Selasa, 18 Februari 2020 dengan jumlah peserta pelatihan 30 (tiga puluh) orang yang terdiri dari masyarakat umum dan para pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) daerah yang bertempat di Desa Doyong kecamatan Miri Kabupaten Sragen.

      Pembukaan Pelatihan Pengolahan Geplak Jahe oleh Drs. Octafianto Setyawan, M.T selaku Kepala Bidang Perindustrian yang didampingi oleh Hadi Lukito,S.H,M.M selaku Kasie ILMEAKIM  Bidang Perindustrian. Disamping itu, dihadiri pula oleh Perangkat Daerah  Kelurahan Doyong Kecamatan Miri Kabupaten Sragen. Pelaksanaan kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong masyarakat sekitar Kabupaten Sragen supaya dapat menciptakan wirausaha usaha baru (WUB) yang mandiri dan dapat meningkatkan pendapatan penghasilan bagi masyarakat setempat.

      Selama pelatihan berlangsung para peserta dibimbing mengenai proses bagaimana cara mengolah jahe menjadi produk dengan nilai tambah dan jual yang tinggi, yangmana biasanya masyarakat sekitar hanya menjual jahe secara kiloan ke pasar tanpa ada inovasi baru yang diciptakan. Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta mampu membentuk wirausaha usaha baru (WUB)  yang mampu berinovasi dengan kreatifitas yang lebih menarik dan menjual sehingga mampu menggaet pasar luar dan menorehkan jahe sebagai  andalan jajanan Khas Kabupaten Sragen.

Beri Komentar
captcha